
Kamu Harus Dilahirkan Kembali
Pertanyaan Larut Malam yang Masih Relevan
Ketika Yesus berkata, “Kamu harus dilahirkan kembali,” Ia menyampaikan kebenaran yang tetap penting bagi kita semua.
Ungkapan itu berasal dari percakapan larut malam dengan Nikodemus, seorang pemimpin agama yang dihormati yang sedang mencari jawaban. Yesus berkata kepadanya dengan lugas, “Jika seseorang tidak dilahirkan kembali, ia tidak dapat melihat Kerajaan Allah.“
Nikodemus menjawab dengan bingung, bertanya, “Bagaimana mungkin seseorang dilahirkan kembali ketika ia sudah tua?“
Yesus menjelaskan bahwa dilahirkan kembali bukanlah kelahiran fisik kedua, tetapi kelahiran spiritual: “Apa pun yang lahir dari daging adalah daging, dan apa pun yang lahir dari Roh adalah roh.”
Tantangan dari Yesus ini masih relevan bagi kita hari ini — dan itu menantang saya secara pribadi.


Ketika Keyakinan Masih Terasa Tidak Lengkap
Jika Anda dibesarkan di gereja dan percaya kepada Tuhan, Anda tahu Yesus adalah Putra Tuhan. Namun ketika Anda mendengar tentang “orang percaya yang dilahirkan kembali,” mengapa Anda bingung?
Bukankah keyakinan sederhana sudah cukup? Apakah Anda masih merasa ada sesuatu yang kurang?
Seperti Nikodemus, apakah Anda memandang hidup hanya dari perspektif alamiah — berusaha menjadi versi terbaik dari diri Anda, namun masih merasa gelisah di dalam hati?
Mengapa Kita Semua Membutuhkan Awal Baru
Pada saat penciptaan, Adam dan Hawa menikmati hubungan yang terbuka dan intim dengan Tuhan. Namun, dengan ketidaktaatan yang disengaja, mereka memperkenalkan dosa dan perpisahan ke dalam sejarah manusia — sebuah tragedi yang telah memengaruhi setiap orang sejak saat itu.
Namun, kasih Tuhan tidak pernah goyah. Sejak awal, Dia merencanakan cara untuk memulihkan kita. Pemulihan itu membutuhkan pengorbanan terbesar: kematian dan kebangkitan Putra-Nya sendiri, Yesus Kristus.
Allah menciptakan kita dengan kehendak bebas — dan konsekuensi dari pilihan itu bersifat kekal.
Ketika Yesus mati dan bangkit kembali, Dia membuka pintu kembali kepada Allah. Tetapi pilihan untuk melewatinya ada di tangan kita.
“Kamu harus dilahirkan kembali,” kata Yesus kepada Nikodemus — dan masih Dia sampaikan kepada kita. Itulah satu-satunya cara hubungan kita dengan Allah dapat dipulihkan.

Jalan Sederhana Menuju Kehidupan Baru
Alkitab menunjukkan jalan yang jelas menuju kelahiran kembali rohani:
Akui -keterpisahanmu dari Allah karena dosa. (Roma 10:9)
Bertobatlah — pilihlah untuk mengubahnya dari dosa dan kepada-Nya. (Kisah Para Rasul 17:30)
Percayalah -bahwa Yesus adalah Anak Allah, yang mati untuk dosa-dosamu dan bangkit kembali.
Terimalah -karunia hidup baru, menjadi anak Allah. (Yohanes 1:12)
Anda dapat mengatakan kepada-Nya:
- Bahwa Anda menyadari keterpisahan Anda dari-Nya
- Bahwa Anda berpaling dari dosa dan berpaling kepada-Nya
- Bahwa Anda percaya Yesus mati untuk Anda dan bangkit kembali
- Bahwa Anda ingin menerima kehidupan baru yang Dia tawarkan dan mengikuti-Nya
- Ketika Anda melakukannya, Tuhan berjanji untuk memperbarui Anda dari dalam ke luar.
“Barangsiapa berada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru. Yang lama telah berlalu, dan lihatlah, yang baru telah datang.”
—2 Korintus 5:17
Anda Dapat Mengenal Tuhan
Kami senang Anda tertarik untuk memiliki hubungan dengan Yesus Kristus!
Jika Anda ingin mempelajari lebih lanjut tentang bagaimana mengikuti Yesus dengan berbicara dengan sukarelawan yang peduli, isi formulir ini untuk menghubungi kami hari ini. Tel: 085846888858
